Logo Bloomberg Technoz

Pernak-pernik Imlek di Pecinan Glodok

Andrean Kristianto
02 February 2026 19:26

Calon pembeli melihat pernak pernik imlek yang dijual di kawasan Pecinan Glodok, Jakarta, Senin (2/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Calon pembeli melihat pernak pernik imlek yang dijual di kawasan Pecinan Glodok, Jakarta, Senin (2/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kawasan Pecinan Glodok, Jakarta, mulai dipenuhi pedagang pernak-pernik menjelang perayaan Imlek.  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kawasan Pecinan Glodok, Jakarta, mulai dipenuhi pedagang pernak-pernik menjelang perayaan Imlek. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Para penjual tersebut merupakan pedagang musiman yang rutin hadir setiap mendekati perayaan umat Tionghoa tersebut  (Bloomberg Technoz/Andrean)

Para penjual tersebut merupakan pedagang musiman yang rutin hadir setiap mendekati perayaan umat Tionghoa tersebut (Bloomberg Technoz/Andrean)

Barang yang ditawarkan meliputi lampion, bunga meihua, angpao, serta beragam aksesori khas Imlek. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Barang yang ditawarkan meliputi lampion, bunga meihua, angpao, serta beragam aksesori khas Imlek. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Harga jual bervariasi mulai dari angpao Rp5.000–Rp15.000 hingga lampion Rp50.000–Rp400.000. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Harga jual bervariasi mulai dari angpao Rp5.000–Rp15.000 hingga lampion Rp50.000–Rp400.000. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sebagian besar barang dagangan diperoleh dari pemasok yang mendatangkannya langsung dari Tiongkok. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sebagian besar barang dagangan diperoleh dari pemasok yang mendatangkannya langsung dari Tiongkok. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Namun pada tahun ini pedagang menilai penjualannya lebih menurun jika dibanding tahun lalu. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Namun pada tahun ini pedagang menilai penjualannya lebih menurun jika dibanding tahun lalu. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Calon pembeli melihat pernak pernik imlek yang dijual di kawasan Pecinan Glodok, Jakarta, Senin (2/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kawasan Pecinan Glodok, Jakarta, mulai dipenuhi pedagang pernak-pernik menjelang perayaan Imlek.  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Para penjual tersebut merupakan pedagang musiman yang rutin hadir setiap mendekati perayaan umat Tionghoa tersebut  (Bloomberg Technoz/Andrean)
Barang yang ditawarkan meliputi lampion, bunga meihua, angpao, serta beragam aksesori khas Imlek. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Harga jual bervariasi mulai dari angpao Rp5.000–Rp15.000 hingga lampion Rp50.000–Rp400.000. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sebagian besar barang dagangan diperoleh dari pemasok yang mendatangkannya langsung dari Tiongkok. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Namun pada tahun ini pedagang menilai penjualannya lebih menurun jika dibanding tahun lalu. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kawasan Pecinan Glodok, Jakarta, mulai dipenuhi pedagang pernak-pernik menjelang perayaan Imlek. Para penjual tersebut merupakan pedagang musiman yang rutin hadir setiap mendekati perayaan umat Tionghoa tersebut

Perayaan Imlek tahun ini dirasakan berbeda oleh beberapa pedagang karena adanya penurunan penjualan. Kondisi tersebut dinilai lebih rendah dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

“Agak susah jualannya, kurang ramai daripada kemarin,” kata Andre pedagang pernak pernik musiman di kawasan Glodok, Senin (2/2/2026).

Andre mengaku bahwa lapak dagangannya telah dibuka sejak dua minggu lalu dan baru mengalami peningkatan kunjungan pembeli pada hari Minggu (1/2), kemarin.

Barang yang ditawarkan meliputi lampion, bunga meihua, angpao, serta beragam aksesori khas Imlek.

Harga jual bervariasi mulai dari angpao Rp5.000–Rp15.000 hingga lampion Rp50.000–Rp400.000. Sebagian besar barang dagangan diperoleh dari pemasok yang mendatangkannya langsung dari Tiongkok.

(dre)