Logo Bloomberg Technoz

Melihat Ribuan Kapal Nelayan Berjejal di Muara Angke

Andrean Kristianto
03 February 2026 17:59

Sejumlah kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sejumlah kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Akibat ribuan kapal nelayan yang menumpuk Pelabuhan Perikanan Nusantara Muara Angke aktivitas pelayaran menjadi lumpuh. (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Akibat ribuan kapal nelayan yang menumpuk Pelabuhan Perikanan Nusantara Muara Angke aktivitas pelayaran menjadi lumpuh. (Bloomberg Technoz/Andrean K)

KKP menyatakan kepadatan dipicu oleh jumlah kapal yang melampaui kapasitas kolam pelabuhan dan cuaca buruk. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

KKP menyatakan kepadatan dipicu oleh jumlah kapal yang melampaui kapasitas kolam pelabuhan dan cuaca buruk. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sebagai langkah penanganan akan dilakukan sensus ulang data kapal, menetapkan zonasi tambat labuh, serta mengatur alur olah gerak kapal.

Sebagai langkah penanganan akan dilakukan sensus ulang data kapal, menetapkan zonasi tambat labuh, serta mengatur alur olah gerak kapal.

Ribuan kapal nelayan yang bersandar saling berhimpitan dengan jarak yang sangat rapat. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Ribuan kapal nelayan yang bersandar saling berhimpitan dengan jarak yang sangat rapat. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Penumpukan kapal nelayan disebabkan cuaca ekstrem yang membuat nelayan menunda pelayaran. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Penumpukan kapal nelayan disebabkan cuaca ekstrem yang membuat nelayan menunda pelayaran. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Perputaran roda ekonomi menjadi terganggu karena nelayan sulit melaut. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Perputaran roda ekonomi menjadi terganggu karena nelayan sulit melaut. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sejumlah kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Akibat ribuan kapal nelayan yang menumpuk Pelabuhan Perikanan Nusantara Muara Angke aktivitas pelayaran menjadi lumpuh. (Bloomberg Technoz/Andrean K)
KKP menyatakan kepadatan dipicu oleh jumlah kapal yang melampaui kapasitas kolam pelabuhan dan cuaca buruk. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sebagai langkah penanganan akan dilakukan sensus ulang data kapal, menetapkan zonasi tambat labuh, serta mengatur alur olah gerak kapal.
Ribuan kapal nelayan yang bersandar saling berhimpitan dengan jarak yang sangat rapat. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Penumpukan kapal nelayan disebabkan cuaca ekstrem yang membuat nelayan menunda pelayaran. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Perputaran roda ekonomi menjadi terganggu karena nelayan sulit melaut. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ribuan kapal nelayan memadati Pelabuhan Perikanan Nusantara Muara Angke, Jakarta Utara. Kepadatan tersebut sempat melumpuhkan aktivitas pelayaran, namun kini mulai berangsur terurai.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan kepadatan dipicu oleh jumlah kapal yang melampaui kapasitas kolam pelabuhan. Kondisi cuaca buruk serta pengaturan arus keluar masuk dan tambat labuh turut memperparah situasi.

Berdasarkan pantauan Bloomberg Technoz di lokasi ribuan kapal nelayan yang bersandar saling berhimpitan dengan jarak yang sangat rapat. Diantara kapal-kapal tersebut terlihat ada salah satu kapal yang berupaya keluar dari kepadatan untuk melanjutkan aktivitas.

Sebelumnya, pelabuhan berada dalam kondisi kritis akibat penumpukan lebih dari 1.300 kapal di satu titik. Secara keseluruhan, sekitar 2.500 kapal memenuhi area pelabuhan sehingga pergerakan hampir terhenti.

(dre)