Australia Kaji Batas Harga Mineral Buat Tarik Investasi Asing
News
04 February 2026 14:30

Paul-Alain Hunt -- Bloomberg News
Bloomberg, Australia tengah mempertimbangkan penerapan batas harga minimum untuk mineral kritis, termasuk unsur tanah jarang, langkah yang mendorong saham produsen lokal menguat, seiring upaya negara itu menandingi dominasi China dan menarik investasi asing ke proyek tambang serta pengolahan baru.
Negara yang memiliki cadangan tanah jarang terbesar keempat di dunia ini termasuk di antara sejumlah negara yang mengkaji penetapan harga minimum bagi mineral kritis yang digunakan mulai dari industri pertahanan hingga perusahaan teknologi, guna membantu produsen bersaing di pasar yang dibanjiri pasokan China.
Saham perusahaan mineral kritis yang tercatat di bursa Sydney menguat pada Rabu, didorong optimisme terhadap rencana batas harga Australia serta meningkatnya momentum menuju kemitraan mineral kritis antara AS dan Uni Eropa, sebelum memangkas sebagian kenaikan pada perdagangan sore hari.
Lynas Rare Earths Ltd. melonjak 5,3%, Iluka Resources Ltd. naik 0,7%, Sunrise Energy Metals Ltd. menguat 2,7%, sementara Arafura Rare Earths Ltd. bergerak mendatar.
































