Jelang Pengumuman BI Rate, Lelang SUN Masih Diminati
Redaksi
21 January 2026 06:03

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kemarin, Selasa (20/1/2026), pemerintah menggelar lelang obligasi negara. Minat pasar dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) kemarin masih cukup solid, meski penawaran yang masuk turun 7,89% dari lelang sebelumnya yang digelar pada Selasa (6/1/2026).
Penawaran yang masuk pada lelang sebelumnya mencapai Rp90 triliun, dan kali ini penawaran yang masuk sebesar Rp82,9 triliun. Meski demikian, nilai tersebut lebih dari dua kali lipat target indikatif yang sebesar Rp33 triliun.
Lewat lelang ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan berhasil mengantongi pendanaan sebesar Rp36 triliun, melampaui target indikatif. Meski turun 10% dari nilai yang dimenangkan lelang sebelumnya sebesar Rp40 triliun.
Permintaan paling kuat datang dari seri-seri berjangka pendek hingga menengah. Seperti, Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dengan tenor kurang dari setahun hingga dua tahun mencatat bid-to-cover-ratio relatif tinggi, di rentang 2,9 kali sampai 3,65 kali, dengan imbal hasil rata-rata di kisaran 4,3-4,65%.
Kondisi ini mencerminkan sikap investor yang cenderung berhati-hati pada awal tahun. Di tengah ketidakpastian geopolitik global dan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya ramah, investor memilih tenor pendek sebagai tempat parkir likuiditas.





























