Pemerintah Bidik Pembiayaan Rp33 Triliun Lewat Lelang SUN
Redaksi
20 January 2026 08:06

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan melelang Surat Utang Ngeara (SUN) dengan target indikatif senilai Rp33 triliun hari ini, Selasa (20/1/2026).
Di atas kertas, lelang ini merupakan rutinitas yang dilakukan untuk membiayai anggaran negara. Akan tetapi, di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian dan tensi politik internasional kian memanas, serta kondisi domestik yang belum sepenuhnya mendukung, lelang SUN kali ini akan menjadi barometer kepercayaan pasar terhadap arah fiskal Indonesia.
Sebelumnya, pasar masih khawatir terhadap kondisi fiskal Indonesia yang defisit sebesar 2,92% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2025. Tahun ini, pasar menilai defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa lebih dalam lagi.
Pada lelang hari ini, pemerintah menawarkan kombinasi Surat Perbendaharaan Negara (SPN) jangka pendek hingga Obligasi Negara dengan tenor sangat panjang, bahkan mencapai 2064. Rentang jatuh tempo yang lebar ini menunjukkan upaya negara menjaga fleksibilitas pembiayaan, antara memenuhi kebutuhan kas jangka pendek, dan tetap mengunci pendanaan jangka panjang dengan nilai kupon tetap.
Agaknya pemerintah sedang memberi sinyal kepercayaan diri terhadap stabilitas makro jangka panjang kepada pasar dengan penerbitan seri tenor panjang seperti FR0105 dan FR0102. Kupon atau imbal hasil yang ditawarkan di kisaran 6,87-7,12% mencerminkan sikap kompromi pemerintah antara menawarkan daya tarik kepada investor dengan imbal hasil tinggi di tengah kondisi ekonomi saat ini, dengan tetap memperhitungkan kondisi fiskal.































