Logo Bloomberg Technoz

Penampakan Kereta Ekonomi Kerakyatan Mudik, Bebas Adu Dengkul

Andrean Kristianto
06 March 2026 14:53

Pekerja mengecek gerbong Kereta Ekonomi Kerakyatan di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Jumat (6/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pekerja mengecek gerbong Kereta Ekonomi Kerakyatan di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Jumat (6/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) [KAI] mengenalkan Kereta Ekonomi Kerakyatan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) [KAI] mengenalkan Kereta Ekonomi Kerakyatan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kereta Ekonomi Kerakyatan disiapkan untuk membuat perjalanan mudik semakin nyaman tanpa menguras kantong. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kereta Ekonomi Kerakyatan disiapkan untuk membuat perjalanan mudik semakin nyaman tanpa menguras kantong. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kereta Ekonomi Kerakyatan tetap menggunakan konfigurasi 3-2, tetapi dengan kapasitas lebih lega, yakni 93 tempat duduk per kereta. (Bloomberg Technoz)

Kereta Ekonomi Kerakyatan tetap menggunakan konfigurasi 3-2, tetapi dengan kapasitas lebih lega, yakni 93 tempat duduk per kereta. (Bloomberg Technoz)

Kereta ini mengadopsi model kereta ekonomi subsidi (Public Service Obligation/PSO) yang dikenal memiliki kapasitas angkut besar. (Bloomberg Technoz)

Kereta ini mengadopsi model kereta ekonomi subsidi (Public Service Obligation/PSO) yang dikenal memiliki kapasitas angkut besar. (Bloomberg Technoz)

Leg room lebih lega sehingga tidak perlu

Leg room lebih lega sehingga tidak perlu "adu dengkul" dengan penumpang lainnya. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tak hanya itu, kursi pada Kereta Ekonomi Kerakyatan dapat digeser dan tidak akan merasakan sensasi perjalanan mundur. (Bloomberg Technoz/Andrean)

Tak hanya itu, kursi pada Kereta Ekonomi Kerakyatan dapat digeser dan tidak akan merasakan sensasi perjalanan mundur. (Bloomberg Technoz/Andrean)

Toilet yang berada didalam gerbong Kereta Ekonomi Kerakyatan juga dibuat nyaman dan bersih. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Toilet yang berada didalam gerbong Kereta Ekonomi Kerakyatan juga dibuat nyaman dan bersih. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Di dalam gerbong juga terpasang CCTV agar perjalanan kereta nyaman dan aman.  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Di dalam gerbong juga terpasang CCTV agar perjalanan kereta nyaman dan aman. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kereta Ekonomi Kerakyatan adalah hasil modifikasi Balai Yasa Manggarai untuk mudik Lebaran 2026. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kereta Ekonomi Kerakyatan adalah hasil modifikasi Balai Yasa Manggarai untuk mudik Lebaran 2026. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kereta Ekonomi Kerakyatan akan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Stasiun Pasarsenen–Lempuyangan Yogyakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kereta Ekonomi Kerakyatan akan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Stasiun Pasarsenen–Lempuyangan Yogyakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

keberangkatan kereta ini adalah mulai tanggal 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026 mendatang. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

keberangkatan kereta ini adalah mulai tanggal 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026 mendatang. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Harga tiket untuk kereta Keret Ekonomi Kerakyatan ini dibanderol mulai Rp175.000. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Harga tiket untuk kereta Keret Ekonomi Kerakyatan ini dibanderol mulai Rp175.000. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pekerja mengecek gerbong Kereta Ekonomi Kerakyatan di Balai Yasa Manggarai, Jakarta, Jumat (6/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) [KAI] mengenalkan Kereta Ekonomi Kerakyatan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kereta Ekonomi Kerakyatan disiapkan untuk membuat perjalanan mudik semakin nyaman tanpa menguras kantong. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kereta Ekonomi Kerakyatan tetap menggunakan konfigurasi 3-2, tetapi dengan kapasitas lebih lega, yakni 93 tempat duduk per kereta. (Bloomberg Technoz)
Kereta ini mengadopsi model kereta ekonomi subsidi (Public Service Obligation/PSO) yang dikenal memiliki kapasitas angkut besar. (Bloomberg Technoz)
Leg room lebih lega sehingga tidak perlu
Tak hanya itu, kursi pada Kereta Ekonomi Kerakyatan dapat digeser dan tidak akan merasakan sensasi perjalanan mundur. (Bloomberg Technoz/Andrean)
Toilet yang berada didalam gerbong Kereta Ekonomi Kerakyatan juga dibuat nyaman dan bersih. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Di dalam gerbong juga terpasang CCTV agar perjalanan kereta nyaman dan aman.  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kereta Ekonomi Kerakyatan adalah hasil modifikasi Balai Yasa Manggarai untuk mudik Lebaran 2026. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kereta Ekonomi Kerakyatan akan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Stasiun Pasarsenen–Lempuyangan Yogyakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
keberangkatan kereta ini adalah mulai tanggal 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026 mendatang. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Harga tiket untuk kereta Keret Ekonomi Kerakyatan ini dibanderol mulai Rp175.000. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Arus mudik lebaran 2026 menghadirkan nuansa baru bagi pemudik, khususnya yang menggunakan kereta api. Ya, pemudik bisa menikmati layanan baru perkeretaapian Indonesia, yaitu Kereta Ekonomi Kerakyatan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) [KAI] mengenalkan Kereta Ekonomi Kerakyatan sebagai sebuah inovasi yang disiapkan untuk membuat perjalanan mudik semakin nyaman tanpa menguras kantong.

Dikutip dari data KAI, Rabu (25/2), Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan hasil modifikasi dari kereta ekonomi AC generasi sebelumnya yang dikerjakan di Balai Yasa Manggarai, Jakarta. 

Secara konsep, kereta ini mengadopsi model kereta ekonomi subsidi (Public Service Obligation/PSO) yang dikenal memiliki kapasitas angkut besar. Namun, KAI melakukan sejumlah penyesuaian, terutama pada aspek kenyamanan kursi. 

Jika kereta ekonomi PSO memiliki kapasitas 106 tempat duduk dengan konfigurasi 3-2, maka Kereta Ekonomi Kerakyatan tetap menggunakan konfigurasi serupa, tetapi dengan kapasitas lebih lega, yakni 93 tempat duduk per kereta.

Tak hanya itu, kursi pada Kereta Ekonomi Kerakyatan dapat disesuaikan dengan arah laju kereta. Artinya, tidak ada lagi penumpang yang harus duduk berhadapan atau merasakan sensasi perjalanan mundur.

Kereta Ekonomi Kerakyatan akan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Stasiun Pasarsenen–Lempuyangan Yogyakarta, dengan komposisi lima kereta eksekutif dan empat kereta ekonomi kerakyatan. Total kapasitas yang tersedia mencapai 250 tempat duduk untuk kelas eksekutif dan 372 tempat duduk untuk ekonomi kerakyatan.

(dre/ain)