Logo Bloomberg Technoz

Ritel Keluhkan Impor Barang Telat Datang: Momentum Lebaran Hilang

Sultan Ibnu Affan
06 March 2026 20:20

Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Budiharjo Iduansjah mengeluhkan hambatan impor barang yang mulai dirasakan pelaku ritel menjelang periode belanja Ramadan dan Lebaran tahun ini. 

Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah mengatakan keterlambatan pasokan dinilai berpotensi mengganggu momentum penjualan di pusat perbelanjaan. Sebagian barang yang dijual di mal masih bergantung pada impor, namun pengiriman saat ini mengalami keterlambatan.

“Namun untuk impor, kami menghadapi masalah. Barang-barang yang dibawa ke mal banyak yang impor dan agak telat, sehingga mungkin Lebaran ini kita agak terganggu untuk penjualannya,” ujar Budiharjo dalam konferensi pers BINA Lebaran 2026 di Jakarta, Jumat (6/3/2026).


Menurut dia, pelaku ritel sebenarnya telah menyiapkan stok barang untuk menghadapi lonjakan konsumsi selama Ramadan hingga Idulfitri. Namun keterlambatan pasokan impor berpotensi mengurangi variasi produk yang tersedia di pasar.

Ke depan, HIPPINDO lantas meminta pemerintah memperkuat koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan bea cukai dan kementerian teknis, agar arus barang impor dapat berjalan lebih lancar.