SKK Migas Pede Investasi Hulu Tetap Marak Meski Timteng Memanas
Azura Yumna Ramadani Purnama
06 March 2026 17:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meyakini investasi di hulu migas Indonesia bakal tetap menarik, meskipun harga minyak mentah melonjak akibat penutupan jalur perdagangan migas dunia di Selat Hormuz.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan pendapatan di sektor hulu migas justru bakal meningkat dengan kondisi tersebut, sedangkan untuk sektor hilir migas dia enggan berkomentar.
“Dari hulu akan ada pendapatan meningkat, harganya naik. Kalo dari hilir saya enggak tahu, dii hulu bagus,” kata Djoksis kepada awak media, di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (6/3/2026).
Di sisi lain, ekonom dan pakar energi mewaspadai kurang bergairahnya minat investasi di hulu migas Indonesia gegara melonjaknya harga minyak mentah akibat penutupan jalur perdagangan migas dunia di Selat Hormuz.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede berpendapat harga minyak yang lebih tinggi secara teori memang memperbaiki kelayakan proyek.




























