FINI Ungkap Smelter Nikel Belum Impor Bijih Meski RKAB 2026 Telat
Azura Yumna Ramadani Purnama
19 January 2026 08:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) mengungkapkan perusahaan smelter Indonesia belum mengerek impor bijih nikel pada awal tahun ini meskipun Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 terlambat diterbitkan.
Ketua Umum FINI Arif Perdana Kusumah menyatakan hingga saat ini belum terdapat impor bijih nikel yang dilakukan perusahaan smelter, sebab pengusaha masih menghitung apakah kuota produksi bijih yang ditetapkan sudah mencukupi kapasitas produksi smelter atau belum.
“Belum ada, karena pelaku usaha tentunya akan menunggu dulu apakah kuota produksi bijih nikel 2026 akan cukup dipenuhi dari produksi dalam negeri atau perlu tambahan pasokan dari luar negeri,” ujar Arif ketika dihubungi, akhir pekan.
Penurunan Kapasitas
Terpisah, Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) mengingatkan adanya potensi penurunan kapasitas produksi nasional industri hilir nikel apabila pemerintah belum juga menerbitkan persetujuan RKAB 2026.






























