Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Soal Desakan Keluar dari BoP: Bisa Kapan Saja

Dovana Hasiana
05 March 2026 14:40

Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pemimpin negara Teken Board of Peace Gaza. (Dok BPMI)
Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pemimpin negara Teken Board of Peace Gaza. (Dok BPMI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Luar Negeri Sugiono dan Ketua Majelis Permusyawarahan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani mengungkap respons Presiden Prabowo Subianto terhadap desakan agar Indonesia keluar dari Board of Peace bikinan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Desakan ini meningkat usai AS dan Israel menyerang Iran pada akhir pekan lalu.

Keduanya menyebut respons tersebut diungkap Prabowo saat mengungkap presiden dan wakil presiden terdahulu; mantan menteri luar negeri dan wakil menteri luar negeri; serta para ketua umum partai politik, Senin lalu. 

“Bagi Indonesia masuk dan keluar BoP adalah sesuatu yang bisa saja terjadi seperti beberapa kali disebutkan oleh Presiden. Kita bisa saja kapan saja bisa keluar tetapi sekali lagi itu harus atas kesepakatan bersama-sama,” ujar Muzani kepada awak media, Rabu (04/03/2026). 


Dalam pertemuan tersebut, kata dia, Prabowo juga memaparkan sikap politik Indonesia pada dinamika geopolitik dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Menurut dia, keanggotaan Indonesia di BoP semata untuk mendorong lebih cepat kepastian kemerdekaan bagi Palestina.

“Presiden mendengarkan dan membaca pandangan serta pikiran yang berkembang di tanah air dari semua lapisan masyarakat. Saya kira Presiden sudah tahu (desakan keluar BoP)," ujar Muzani.