Riuh RKAB, Bahlil Pastikan Stok Batu Bara Pembangkit PLN Terjaga
Azura Yumna Ramadani Purnama
04 March 2026 13:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara milik PT PLN (Persero) dalam kondisi terjaga, setidaknya hingga April 2026.
Bahlil mengklaim pemangkasan produksi batu bara yang bakal dilakukan melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 tidak bakal memengaruhi pasokan batu bara ke sektor tenaga listrik.
Alasannya, pemerintah telah memerintahkan agar produksi batu bara pada awal tahun ini diprioritaskan untuk PLTU milik PLN.
“Untuk kebutuhan PLN, teman-teman media dan seluruh rakyat Indonesia, saya memastikan bahwa sampai dengan Maret, April, no issue. Karena kita mengikuti terus perkembangan kebutuhan batubara terhadap PLN. Dengan tetap memperhatikan kualitas dan harga yang ekonomis. Ini yang sekarang kita lagi tata,” kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, dikutip Rabu (4/3/2026).
Lebih lanjut, Bahlil mengungkapkan pemangkasan target produksi batu bara dilakukan agar memperpanjang umur cadangan komoditas tersebut dan membuat pasokannya di pasar global stabil sehingga mengalami kenaikan harga.





























