Tambang Nikel Sempat Tutup, Vale Klaim Bisnisnya Tak Terpengaruh
Azura Yumna Ramadani Purnama
16 January 2026 11:50

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) mengklaim tetap dapat memanfaatkan momentum naiknya harga nikel dunia meskipun tambang perusahaan sempat berhenti beroperasi sementara lantaran Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 terlambat diterbitkan.
Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Vale Budiawansyah menjelaskan sempat terhentinya operasional tambang tidak memengaruhi secara signifikan bisnis perusahaan.
Budi menyatakan Vale memiliki stok bijih yang mencukupi untuk dijadikan penyangga ketika tambang perusahaan sempat berhenti selama sekitar dua pekan.
“Secara overall tidak mengganggu secara signifikan, karena kan kita ada beberapa inventory yang memang pakai penyangga dan lain-lain,” kata Budi kepada awak media di kawasan Jakarta Pusat, dikutip Jumat (16/1/2026).
Di sisi lain, lanjut Budi, perusahaan telah memiliki strategi untuk mengembalikan kondisi seperti semula saat tambang dapat beroperasional kembali.





























