Aksi Protes di Iran Dorong Kenaikan Harga Minyak Global
News
12 January 2026 07:45

Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak dunia melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga berturut-turut. Eskalasi protes massa di Iran kini mulai mengancam stabilitas pasokan dari negara produsen terbesar keempat di organisasi OPEC tersebut.
Minyak Brent mendekati US$64 per barel setelah melonjak hampir 6% sepanjang Kamis dan Jumat, kenaikan dua hari terbesar sejak Oktober. Sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran US$60. AS Donald Trump mengancam akan ada konsekuensi berat jika otoritas Iran menargetkan demonstran, yang dibalas Teheran dengan peringatan keras agar AS dan Israel tidak melakukan intervensi.
Potensi gangguan pada ekspor harian Iran yang mencapai hampir 2 juta barel kini meredam kekhawatiran pasar atas kelebihan pasokan (glut) global. Sebelumnya, isu surplus pasokan sempat memicu kemerosotan harga dan membuat para investor bersikap pesimis (bearish).
Besarnya risiko ini terlihat jelas di pasar opsi, di mana kecenderungan terhadap kontrak beli (bullish calls) untuk kontrak berjangka minyak mentah AS mencapai titik tertinggi sejak Juli lalu.






























