Harga Minyak Stabil Jelang Perundingan Nuklir AS-Iran di Jenewa
News
26 February 2026 08:40

Yongchang Chin - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak dunia bergerak stabil menjelang pertemuan krusial mengenai program nuklir antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran akan konflik di Timur Tengah yang memicu sejumlah produsen terbesar di kawasan tersebut untuk menggenjot ekspor mereka.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US$66 per barel setelah ditutup sedikit lebih rendah pada sesi sebelumnya. Sementara itu, minyak mentah Brent menetap di bawah level US$71. Delegasi AS, termasuk utusan khusus Steve Witkoff, dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada hari Kamis (26/2) di Jenewa untuk melakukan pembicaraan, saat pasukan Amerika mulai disiagakan di Timur Tengah.
Pasar minyak saat ini terjepit di antara dua sentimen negatif, ekspektasi pasar yang kelebihan pasokan (oversupplied) tahun ini dan meningkatnya kekhawatiran geopolitik terkait Iran. Risiko tersebut mulai tercermin di pasar opsi, di mana para pelaku pasar masih cenderung bertaruh pada kenaikan harga (bullish) seiring volatilitas yang tetap tinggi.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia lebih mengutamakan solusi diplomatik terkait program nuklir Iran. Namun, ia juga memberikan peringatan keras akan adanya konsekuensi jika kesepakatan tidak tercapai. Sebagai bentuk tekanan sebelum perundingan dimulai, AS telah menjatuhkan sanksi baru terhadap lebih dari 30 entitas yang mendukung penjualan minyak dan senjata Iran.
































