Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Borong Saham ANTM, BBCA dan GOTO Saat IHSG ATH

Muhammad Julian Fadli
06 January 2026 07:55

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Senin 5 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup hari di zona harga tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH), IHSG menguat 1,27% mencapai posisi 8.859,19. 

Jadi sebab melesatnya IHSG, investor asing terus melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp38,8 miliar pada perdagangan saham seluruh pasar. Sedikit berbeda halnya, pada pasar reguler investor asing net sell Rp9,9 miliar.

Adapun investor asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencapai Rp154,13 miliar. Dipicu pembelian yang deras, saham ANTM menguat 5,61% dan melesat di posisi Rp3.390/saham.

Penutupan Saham ANTM pada Senin 5 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran akumulasi oleh investor asing selama perdagangan Senin (5/1/2026):

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp154,13 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp124,46 miliar
  3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp110,61 miliar
  4. PT Astra International Tbk (ASII) Rp86,88 miliar
  5. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp84,89 miliar
  6. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp78,6 miliar
  7. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp77,78 miliar
  8. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp71,48 miliar
  9. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp57,79 miliar
  10. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) Rp56,61 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing net sell yang masif pada saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencapai Rp415,17 miliar. Berseberangan jauh dengan manuver jual, saham DEWA berhasil menguat 0,67% menyentuh posisi Rp755/saham.

Penutupan Saham DEWA pada Senin 5 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)