Logo Bloomberg Technoz

BBM Swasta Masih Langka, Pakar Duga Pertamina Patok Harga Tinggi

Azura Yumna Ramadani Purnama
26 September 2025 11:00

Suasana sepi SPBU saat stok BBM kosong di SPBU VIVO Warung Buncit, Jakarta, Rabu (27/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suasana sepi SPBU saat stok BBM kosong di SPBU VIVO Warung Buncit, Jakarta, Rabu (27/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Pertamina (Persero) diduga mematok harga jual base fuel yang terlalu tinggi ke operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta, sehingga hingga kini badan usaha (BU) hilir migas swasta masih belum menyepakati pembelian bensin dari perusahaan pelat merah itu.

Pakar energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan Pertamina diprediksi dengan mudah memenuhi permintaan perusahaan SPBU swasta terkait dengan spesifikasi dan jenis dasaran bahan bakar minyak (BBM) atau base fuel yang diminta. 

Namun, dia menduga harga base fuel yang ditawarkan Pertamina ke operator SPBU swasta terbilang tinggi, sebab perseroan juga harus mengambil keuntungan dari impor yang dilakukan.


“Saya sejak lama sudah memprediksikan bahwa kesepakatan dengan Pertamina itu pasti gagal, terutama terkait dengan penetapan harga. Kalau jenis dan lain sebagainya, barangkali dengan mudah bisa disepakati. Namun, kalau harga, saya kira itu sangat sensitif untuk bisa disepakati,” kata Fahmy ketika dihubungi, Jumat (26/9/2025).

Suasana sepi SPBU saat stok BBM kosong di SPBU Shell Arteri Pondok Indah, Jakarta, Kamis (18/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Strategi Bisnis