Penunjukan Lemigas Sebagai BLU Impor Migas Dinilai Kurang Tepat
Sabrina Mulia Rhamadanty
02 June 2026 08:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Praktisi senior industri minyak dan gas (migas) Hadi Ismoyo mengatakan penunjukan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) sebagai badan layanan umum (BLU) yang dapat mengimpor komoditas migas dinilai tidak tepat.
“Jika BLU ujungnya adalah Lemigas, ini bergeraknya lebih di bidang riset dan teknologi, dan bukan trading. Penunjukkan BLU Lemigas menurut saya kurang tepat,” ungkap Ismoyo saat dihubungi, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, BLU harus diisi oleh orang-orang yang profesional dan mempunyai jaringan yang luas di luar negeri serta mengenal betul tata kelola perdagangan minyak dan gas Internasional.
“BLU selain Pertamina dalam hal pengadaan crude impor menurut saya akan membuat persaingan yang sehat dan efisien. Ujungnya, BLU yang baru diharapkan lebih lincah dalam bermanuver dalam mengamankan persaingan kargo minyak di tingkat global,” tambah Ismoyo.
Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan Lemigas bakal memiliki kewenangan untuk melakukan impor komoditas migas; termasuk dalam mengeksekusi impor dari Rusia.






























