RI Bersiap Impor BBM dari AS Buat Pasok SPBU, Terkait Deal Trump
Azura Yumna Ramadani Purnama
12 September 2025 16:15

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana memenuhi kebutuhan tambahan bahan bakar mineral (BBM) perusahaan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Tanah Air melalui impor dari perusahaan Amerika Serikat (AS).
Rencana impor tersebut juga masih menjadi bagian kesepakatan tarif resiprokal yang dikenakan Presiden AS Donald Trump.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan impor yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan SPBU swasta, yakni Shell dan BP-AKR, akan dilakukan satu pintu melalui PT Pertamina (Persero).
Dia mengalkulasikan seluruh perusahaan SPBU di Indonesia hingga akhir tahun ini memerlukan pasokan tambahan sebesar 1,4 juta kiloliter (kl) bensin. Saat ini, Kementerian ESDM tengah mencocokkan data tersebut dengan kebutuhan masing-masing perusahaan SPBU.
“Jadi dengan kebutuhan tadi, ya kan kita juga ada komitmen juga kan. Ini impor dalam rangka pemenuhan, komitmen trade balance kita dengan Amerika. Jadi ini ya kita juga, karena bukan saja ini keinginan pemerintah tetapi ada komitmen kita juga dengan pihak lain,” kata Yuliot kepada awak media, di Kementerian ESDM, Jumat (12/9/2025).





























