Logo Bloomberg Technoz

Nilai Ekspor Januari-Juli 2025 US$160 Miliar, Naik 8,03%

Pramesti Regita Cindy
01 September 2025 11:32

Ilustrasi ekspor impor atau ekonomi China. (Bloomberg)
Ilustrasi ekspor impor atau ekonomi China. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja nilai ekspor Indonesia sepanjang Januari-Juli 2025 tercatat US$160,16 miliar atau naik 8,03% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menjelaskan nilai ekspor migas tercatat US$7,97 miliar atau turun 14,56%. Sementara itu, nilai ekspor non-migas naik 9,55% menjadi US$152,20 miliar.

"Jika dilihat menurut sektor, peningkatan nilai ekspor nonmigas secara kumulatif terjadi di sektor industri pengolahan dan pertanian," ujar Pudji, Senin (1/9/2025). 


Dia menjelaskan sektor pengolahan menjadi pendorong utama ekspor sepanjang Januari-Juli 2025 dengan andil 12,81%. Ekspor sektor industri pengolahan yang memberi andil besar adalah industri pengolahan minyak kelapa sawit, logam dasar bukan besi, kimia organik yang bersumber dari hasil pertanian, barang perhiasan dan barang berharga, serta semikonduktor dan barang elektronik lainnya. 

"Jika dilihat menurut negara dan kawasan utama ekspor, ekspor nonmigas Tiongkok naik 8,09% dibanding Januari-Juli 2024," tutur dia.