Selain mendukung peningkatan gizi anak-anak sekolah, program ini juga membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Melalui dua dapur yang dikelolanya, Ely kini mempekerjakan masing-masing 52 karyawan, mulai dari juru masak hingga staf logistik dan administrasi. Total lebih dari 100 orang telah terlibat dalam operasional dapur MBG yang ia bangun.
“Kami berusaha membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, semua masyarakat kami libatkan. Awalnya kan kami punya karyawan itu ya hanya beberapa. Namun, dengan meningkatnya kapasitas dapur membuat kita butuh orang lagi, dari situ saya tarik banyak tetangga saya yang ingin bekerja,” tegas Ely.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyampaikan bahwa dukungan pembiayaan kepada pelaku UMKM dalam Program MBG merupakan wujud nyata sinergi antara sektor perbankan dan Pemerintah.
“BRI terus berperan aktif dalam memastikan para pelaku UMKM yang terlibat dalam program MBG pemerintah dapat tumbuh secara konsisten dan berkelanjutan. Tidak terbatas pada KUR, namun juga kita membuka banyak akses pembiayaan lainnya. Kisah Bu Ely menjadi salah satu contoh bagaimana pelaku UMKM dapat mengakses pendanaan usaha untuk meningkatkan kapasitas usaha sehingga bisa terus berkembang usahanya sehingga mampu mendukung program pemerintah,” ujar Hendy.
(tim)






























