Logo Bloomberg Technoz

Laba Huayou, Investor Hilir Nikel Asal China di RI Anjlok 49%

News
22 April 2024 15:20

Pertambangan nikel./Bloomberg-Ron D'Raine
Pertambangan nikel./Bloomberg-Ron D'Raine

Annie Lee dan Martin Ritchie - Bloomberg News

Bloomberg, Laba bersih kuartal I-2024 Zhejiang Huayou Cobalt Co merosot 49% dari tahun sebelumnya karena harga logam bahan baku baterai masih kesulitan untuk pulih dari tren penurunan sepanjang 2023.

Raksasa logam baterai dan prekursor asal China, yang juga berinvestasi dalam proyek hilirisasi nikel di Indonesia, tersebut melaporkan adanya penurunan harga logam dan biaya pendanaan yang lebih tinggi selama tiga bulan tahun berjalan hingga 31 Maret.

Hal ini terjadi menyusul penurunan pendapatan 2023 sebesar 14% menjadi 3,35 miliar yuan (US$463 juta) di tengah kondisi pasar logam baterai yang “kompleks dan parah”.

Perlambatan permintaan kendaraan listrik dan peningkatan kapasitas produksi dalam rantai pasok telah membalikkan dinamika pasokan dan permintaan baterai serta bahan bakunya, kata Huayou dalam laporan tahunannya yang dirilis Jumat malam.