
Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup Sesi I di zona merah, turun 0,88% di posisi 4.860 pada Rabu (4/11/2026) menyusul kekhawatiran pasar yang terus meningkat menjelang Rebalancing MSCI pada 11 November, hingga wait and see rilis data pertumbuhan ekonomi Kuartal III-2026 yang dirilis besok.
Sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari IHSG amat tergelincir hebat dengan rentang pergerakan pada terjadi pada level 4.902 sampai dengan terlemahnya 4.824.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi perdagangan saham menunjukkan Rp5,86 triliun dari sejumlah 15,68 miliar saham ditransaksikan, dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 745 ribu kali diperjualbelikan.
Tercatat ada pelemahan 525 saham, dan hanya 116 saham terjadi penguatan. Sisanya 73 saham stagnan.
Saham–saham energi, saham barang baku, dan saham konsumen non primer menjadi pemicu pelemahan IHSG dengan tertekan mencapai 2,71%, 2,61%, dan 2,41%. Disusul oleh saham–saham perindustrian yang melemah 1,96%, dan saham kesehatan minus 1,91%.






























