Logo Bloomberg Technoz

Asosiasi Ungkap Biang Kerok Penumpang Pesawat Anjlok

Ibnu Affan
04 November 2026 11:10

Sejumlah pesawat berada di apron Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Foto: Dimas Ardian/Bloomberg
Sejumlah pesawat berada di apron Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Foto: Dimas Ardian/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia National Air Carriers Association (INACA) atau Asosiasi Perusahaan Penerbangan Indonesia mengungkapan penyebab utama penurunan penumpang angkutan udara domestik maupun internasional per September 2026.

Sekretaris Jenderal INACA, Bayu Sutanto mengatakan hal ini disebakan oleh dampak konflik geopolitik yang berkepanjangan yang turut membuat harga bahan bakar avtur semakin mahal.

Kenaikan harga avtur, kata dia, pasti diiringi dengan naiknya harga tiket pesawat maskapai yang menyumbang sekitar 40% dari total biaya. Ini jga membuat lesunya pembelian tiket oleh kalangan masyarakat.


"Sudah jelas karena dampak konflik geopolitik sehingga harga avtur jadi mahal, dampaknya tiket jadi mahal. Demand akan berkurang seiring naiknya harga tiket," ujarnya saat dihubungi, Rabu (4/11/2026).

Belum lagi, kata Bayu, belakangan juga ada kenaikan fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar. Meski daya beli masih relatif memadai, tapi mayoritas pembeli tiket di Indonesia adalah segmen menengah dan menengah atas.