Penyebab IHSG Melemah 2,62% di Posisi 4.963 pada Sesi I
Muhammad Julian Fadli
03 November 2026 13:11

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup Sesi I di zona merah, turun 2,62% di posisi 4.963 pada Selasa (3/11/2026) menjelang pengumuman hasil rebalancing MSCI pada 11 November 2026 mendatang yang masih dihantui kekhawatiran akan potensi penurunan status pasar saham Indonesia, membebani pasar.
Indeks LQ45 juga ikut melemah, tertekan 2,51% di level 504,91. Sementara nilai tukar rupiah turut terdepresiasi di posisi Rp18.151/US$ pada perdagangan siang hari ini di pasar spot, melansir Bloomberg.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi perdagangan saham yang amat didominasi aksi jual memperhitungkan Rp5,57 triliun dari sejumlah 14,82 miliar saham ditransaksikan, dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 815 ribu kali diperjualbelikan.
Sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari IHSG amat tergelincir hebat dengan rentang pergerakan pada terjadi pada level 5.143 sampai dengan terlemahnya 4.950.
Tercatat ada pelemahan 542 saham, dan hanya 94 saham terjadi penguatan. Sisanya 79 saham stagnan.




























