Logo Bloomberg Technoz

INVESTASI RUSIA

Jejak Rusal di RI: MoU dengan Antam hingga Digadang Garap Alumina

Azura Yumna Ramadani Purnama
02 November 2026 15:00

Logo Rusal terpampang di atas kantor smelter aluminium Irkutsk, yang dioperasikan oleh United Co. Rusal, di Shelekhov, Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov
Logo Rusal terpampang di atas kantor smelter aluminium Irkutsk, yang dioperasikan oleh United Co. Rusal, di Shelekhov, Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov

Bloomberg Technoz, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan raksasa aluminium Rusia, United Company Rusal, berminat berinvestasi secara besar-besaran di Indonesia untuk membangun pabrik pengolahan atau smelter bersama perusahaan dalam negeri.

Prabowo menyatakan produsen aluminium terbesar kedua di dunia itu bakal berinvestasi dengan sejumlah kelompok atau perusahaan di Indonesia.

"Rusal akan masuk secara besar-besaran ke Indonesia, mengembangkan pabrik pengolahan bersama dengan kelompok-kelompok Indonesia," kata Prabowo ketika berbicara sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, awal September.


Dalam perkembangannya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil mengonfirmasi Rusal memang berniat mengembangkan proyek pertambangan bauksit yang terintegrasi dengan pabrik pemurnian (refinery) alumina.

Dengan begitu, Rusal dipastikan tidak akan membangun pabrik pengolahan atau smelter aluminium di Indonesia.