Logo Bloomberg Technoz

HILIRISASI BAUKSIT

ESDM Update Wacana Investasi Alumina Terintegrasi Rusal: Lagi OTW

Azura Yumna Ramadani Purnama
29 October 2026 18:10

Fasilitas penyimpanan bauksit dan area pelabuhan terlihat dalam pemandangan dari udara di lokasi alumina milik United Co. Rusal./Bloomberg-Vincent M.
Fasilitas penyimpanan bauksit dan area pelabuhan terlihat dalam pemandangan dari udara di lokasi alumina milik United Co. Rusal./Bloomberg-Vincent M.

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara ihwal kepastian investasi raksasa aluminium Rusia, United Company Rusal, berinvestasi di sektor hilirisasi bauksit menjadi alumina di Indonesia.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno mengklaim Rusal sedang dalam proses untuk berinvestasi di pabrik alumina terintegrasi dengan tambang bauksit.

Kendati begitu, dia tak menegaskan lebih lanjut tahapan yang sedang dijalankan Rusal dalam merealisasikan investasinya di Tanah Air.


“Otw [on the way/sedang berproses] lah. Kan secara  undang-undang untuk hilirisasi dapat memperoleh [izin usaha pertambangan] prioritas,” kata Tri, ditemui di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan ESDM, Kamis (29/10/2026).

Logo United Co. Rusal terlihat pada ingot aluminium di sebuah gudang menjelang pengiriman./Bloomberg-Andrey Rudakov

Di sisi lain, sumber Bloomberg Technoz yang terlibat dalam penerbitan izin usaha pertambanan (IUP) memastikan Rusal belum merealisasikan komitmennya untuk berinvestasi di sektor hilirisasi bauksit di Indonesia.