Logo Bloomberg Technoz

Hari Pertama Saham HSC Didepak, IHSG Jatuh ke Bawah 5.000

Muhammad Julian Fadli
02 November 2026 09:13

Juru kamera di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Juru kamera di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (2/11/2026), dibuka melemah. Pada pukul 09:05 WIB, IHSG jatuh 1,41% menyentuh level 4.981, tepat di hari perdana Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham-saham High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Komposit.

Berdasarkan data perdagangan BEI usai lima menit berlangsung, volume perdagangan tercatat 3 miliar saham dengan nilai transaksi Rp935 miliar. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 115.772 kali.

Sebanyak 448 saham melemah, dan 119 saham menguat. Sementara 116 saham tidak bergerak.


Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyebut pasar mencermati implementasi kebijakan BEI yang mengecualikan 81 saham kategori HSC dari perhitungan IHSG, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan transparansi indeks. 

Selain itu, investor juga mencermati rilis data ekonomi Indonesia, termasuk inflasi Oktober, aktivitas manufaktur, neraca perdagangan, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2026, dan cadangan devisa. Dari global, arah kebijakan The Fed pasca keputusan suku bunga serta perkembangan harga minyak dan tensi geopolitik tetap menjadi faktor yang dapat memengaruhi rupiah dan arus modal asing.