Logo Bloomberg Technoz

Ramalan IHSG November Usai Oktober Jatuh Hampir 17%

Hidayat Setiaji
02 November 2026 07:28

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sepanjang perdagangan Oktober. Bagaimana kira-kira peluang IHSG pada November?

Sepanjang perdagangan Oktober, Indeks membukukan koreksi 16,7% secara point-to-point. Per Jumat (30/10/2026), kapitalisasi pasar IHSG ada di Rp 8.862 triliun.

Adapun valuasi IHSG adalah 10,76 kali dari sisi Price-Earnings Ratio (P/E). Sedangkan dari pendekatan Price-Book Value (P/B), valuasi IHSG ada di 1,32 kali.


Lantas bagaimana prediksi IHSG untuk bulan ini? Apakah bisa bangkit atau malah makin terhimpit?

Secara teknikal dengan perspektif bulanan (monthly time frame), IHSG tenggelam di zona bearish, Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 33. RSI di bawah 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bearish.