Logo Bloomberg Technoz

KOMODITAS TAMBANG

Ekspor Nikel hingga September 2026 Melesat 32,98%

Redaksi
02 November 2026 15:40

Bola-bola nikel./Bloomberg-Cole Burston
Bola-bola nikel./Bloomberg-Cole Burston

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor nikel dan barang daripadanya pada periode Januari—September 2026 meningkat sebesar US$3,15 miliar atau 32,98%, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Ekspor dengan kode HS 75 tersebut tercatat sebesar US$9,73 miliar sepanjang periode tersebut.

Ekspor nikel dan barang daripadanya pada September 2026 juga mengalami peningkatan mencapai US$1,15 miliar, atau 24,80%, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai US$863,6 juta.


"Jika dilihat menurut sektornya, naiknya ekspor nonmigas secara kumulatif terjadi pada industri pengolahan yang naik 8,93%. Sektor industri ini juga jadi pendorong utama atas naiknya kinerja ekspor nonmigas dengan andil 7,15%. Untuk ekspor sektor ini, kenaikan terbesar adalah produk olahan nikel, minyak kelapa sawit, kimia dasar organik dari pertanian, alumunium serta tembaga," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers BPS, Senin (2/11/2026).

Sementara jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month-to-month), ekspor nikel dan turunannya mengalami pelemahan sebesar 14,84% dari yang tercatat US$1,35 miliar pada Agustus 2026.