Putin Sepakat Hentikan Rekrutmen Warga Ghana untuk Perang Ukraina
News
02 November 2026 06:50

Moses Mozart Dzawu - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui penghentian perekrutan warga Ghana untuk berperang di Ukraina setelah Presiden Ghana John Mahama menyampaikan kekhawatiran mengenai praktik tersebut. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Ghana Samuel Okudzeto Ablakwa.
Putin menyatakan warga Ghana tidak lagi diizinkan terlibat dalam perang, baik melalui perekrutan ilegal maupun sebagai sukarelawan, kata Ablakwa dalam unggahan di Facebook setelah menghadiri KTT Rusia-Afrika pekan lalu.
Perekrutan warga Afrika oleh Rusia untuk memperkuat pasukannya di Ukraina telah memicu kekhawatiran di berbagai negara di benua tersebut. Kenya dan Afrika Selatan berhasil memulangkan sejumlah warga mereka yang disebut telah ditipu hingga menandatangani kontrak militer Rusia. Sementara itu, Botswana, Zimbabwe, dan Kamerun telah mengupayakan pemulangan warga mereka yang direkrut atau ditangkap dalam konflik tersebut.
Meski pemerintah negara-negara Afrika telah menyampaikan keberatan, Rusia justru meningkatkan perekrutan dari benua itu untuk mengatasi kekurangan personel militernya, menurut laporan Bloomberg pekan lalu.

































