Logo Bloomberg Technoz

KOMODITAS TAMBANG

Volume Ekspor Batu Bara Januari—September 2026 Merosot 18,25%

Ibnu Affan
02 November 2026 14:50

Batu bara dari tongkang dimuat ke atas truk di Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Batu bara dari tongkang dimuat ke atas truk di Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor komoditas unggulan Indonesia, batu bara, mengalami tren pelemahan dari sisi volume meski mengalami penguatan nilai selama periode Januari-September 2026.

Berdasarkan data BPS, volume pengiriman batu bara ke pasar internasional merosot 18,25%, yaitu dari 400 juta metrik ton menjadi 327,72 juta metrik ton.

Namun, kenaikan volume ekspor tersebut kontras dengan nilai ekspor batu bara, yang masih tumbuh 11,99% dari US$23,12 miliar menjadi US$25,67 miliar secara year on year (yoy).


"Sedangkan ekspor batu bara naik 4,86% secara kumulatif," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers BPS, Senin (2/11/2026).

Pertumbuhan nilai ekspor yang terjadi di tengah penurunan volume pengiriman ini didorong oleh kenaikan harga batu bara global.