Logo Bloomberg Technoz

Komentar OJK Soal IPO SWAP UGM Ditunda

Muhammad Fikri
04 September 2026 07:40

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP), perusahaan milik Universitas Gadjah Mada (UGM) mengalami penundaan karena belum memperoleh pernyataan efektif dari regulator.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan apabila pernyataan efektif belum diterima, jadwal IPO SWAP berpotensi mundur dari rencana sebelumnya.

“Karena memang mereka dalam rangka persetujuan untuk pernyataan efektif tentu harus menunggu hal itu dari OJK. Kalau itu belum diterima maka nanti akan ada kemungkinan pemunduran jadwal dimaksud,” kata Hasan kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (3/9/2026).


Hasan mengatakan batas waktu pernyataan efektif SWAP sebelumnya berada pada 31 Agustus 2026.

Dengan belum diperolehnya pernyataan efektif hingga batas waktu tersebut, perseroan perlu melakukan penyesuaian sebelum melanjutkan proses IPO.