Bea Masuk LPG Petrokimia Jadi 0%, Harga Plastik Belum Tentu Turun
Sabrina Mulia Rhamadanty
01 August 2026 14:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Peneliti Center of Reform on Economics (Cora) Yusuf Rendy Manilet mengungkapkan pemangkasan tarif bea masuk impor gas minyak cair atau liquefied petroleum gas (LPG) untuk bahan baku petrokimia menjadi 0% hanya menekan biaya produksi plastik sebesar 3%.
Walhasil, dia berpandangan manfaat terbesar dari keputusan ini tidak akan secara langsung dirasakan konsumen hilir atau pembeli produk akhir dalam wujud penurunan harga plastik.
“Walaupun feedstock menyumbang sekitar 60% hingga 75% dari biaya produksi petrokimia, dampaknya terhadap total biaya produksi hanya sekitar 3%. Untuk produk hilir belum terlalu terasa [penurunan harga]” ungkap Yusuf kepada Bloomberg Technoz, dikutip Sabtu (1/8/2026).
Selain itu, harga produk plastik seperti polietilena dan polipropilena mengikuti harga pasar internasional sehingga produsen domestik pada dasarnya tidak memiliki keleluasaan untuk menentukan harga sendiri.
“Dalam kondisi seperti ini, penghematan biaya lebih mungkin memperbaiki margin dan daya saing perusahaan alih-alih diteruskan menjadi penurunan harga jual,” tambahnya.






























