Arab Saudi Tegaskan Ambisi Nuklirnya Transparan, Beda dengan Iran
News
15 September 2026 12:10

Jonathan Tirone - Bloomberg News
Bloomberg, Arab Saudi membantah kekhawatiran terkait ambisinya membangun industri tenaga nuklir dan memperkaya uranium. Riyadh menegaskan pendekatannya tidak dapat disamakan dengan Iran.
Negara Teluk tersebut ingin memiliki akses ke seluruh siklus bahan bakar nuklir—serangkaian proses industri mulai dari penambangan uranium hingga pembuangan limbah nuklir—namun berencana menjalankannya secara transparan dan bersama pemantau internasional, kata Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman pada Senin (14/9).
"Arab Saudi menerapkan pendekatan jelas yang berlandaskan pada transparansi, keterbukaan, dan kerja sama internasional," ujar Pangeran Abdulaziz dalam konferensi tahunan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina. "Saudi tidak berupaya mengembangkan program nuklir damainya secara terisolasi dari komunitas internasional, maupun melalui aktivitas yang dilakukan secara rahasia di fasilitas-fasilitas yang tersembunyi jauh di dalam pegunungan."
Pernyataan tersebut tampaknya ditujukan kepada Teheran, yang fasilitas pengayaan utamanya berada jauh di bawah tanah dan telah menghalangi pemeriksaan IAEA terhadap persediaan uranium yang mendekati tingkat kemurnian untuk senjata sejak Juni 2025, setelah fasilitas-fasilitas tersebut menjadi sasaran serangan Israel dan AS.































