Logo Bloomberg Technoz

Pasok Batu Bara DMO Lebih dari 25%, Pendapatan PTBA Drop Rp14,5 T

Azura Yumna Ramadani Purnama
15 September 2026 16:50

Dok. PTBA
Dok. PTBA

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) mengalami penurunan pendapatan hingga Rp14,5 triliun gegara memasok batu bara untuk kewajiban domestik atau domestic market obligation (DMO) lebih dari 25% pada 2018—2025.

Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan menyatakan, berdasarkan aturan yang berlaku, perusahaan pertambangan batu bara hanya diwajibkan menjual 25% hasil produksi untuk kebutuhan domestik, tetapi realisasi perseroan kerap berada di atas 50%.

Dia mencontohkan pada 2025 porsi penjualan domestik batu bara perseroan mencapai 54% dari produksi atau mencapai 24,5 juta ton.


Porsi DMO yang wajib disetorkan perseroan padahal hanya sekitar 11,8 juta ton.

“Dan kita pernah mencoba berapa penurunan profit karena kita melebihi 25% DMO, itu dari 2018 sampai 2025 sekitar Rp14,5 triliun. Itu yang penurunan profit karena kita memenuhi melebihi DMO yang seharusnya,” kata Bambang dalam RDP di Komisi XII DPR, Selasa (15/9/2026).

Pekerja berdiri di atas ekskavator roda ember yang sedang diperbaiki di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim./Bloomberg-Dadang Tri