Logo Bloomberg Technoz

Listrik PLTA Sulsel Turun, PLN Target Gangguan Teratasi Bulan Ini

Azura Yumna Ramadani Purnama
15 September 2026 12:40

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata berkapasitas 1.000 megawatt (MW)di Kabupaten Purwakarta dan Bandung Barat, Jawa Barat. (Dok. PLN)
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata berkapasitas 1.000 megawatt (MW)di Kabupaten Purwakarta dan Bandung Barat, Jawa Barat. (Dok. PLN)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mengungkapkan fenomena El Niño membuat pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di wilayah Sulawesi bagian selatan (Sulbagsel) kekurangan air, sehingga kapasitas daya pasoknya turun menjadi 250 megawatt (MW) dari kapasitas normal sekitar 850 MW.

Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo menargetkan proses pemulihan keseimbangan pasokan listrik dan kebutuhan listrik di Sulbagsel dapat rampung pada akhir bulan ini, seiring dilakukan sejumlah langkah normalisasi.

Darmawan menjelaskan perseroan mempercepat perbaikan pembangkit, mengoptimalkan pembangkit yang tersedia, serta menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit hingga 627 MW.


Selain itu, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam pelaksanaan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk meningkatkan potensi ketersediaan air bagi pembangkit hidro.

"Seluruh langkah ini kami jalankan secara paralel. Kami menargetkan pada akhir September 2026 pasokan dan kebutuhan listrik Sulbagsel dapat berangsur seimbang kembali. Prosesnya kami kawal dan evaluasi dari hari ke hari," kata Darmawan dalam siaran pers, Rabu (15/9/2026).