Saudi Cari Akal Kerek Ekspor Minyak Usai Jalur Pipanya Diserang
News
15 September 2026 16:10

Anthony Di Paola dan Alex Longley - Bloomberg News
Bloomberg, Arab Saudi berupaya meningkatkan pasokan minyak melalui Selat Hormuz setelah serangan memaksa mereka menghentikan operasional jalur pipa utama—yang selama ini menjadi sarana utama penyaluran minyak mentah ke pasar global sejak masa perang Iran—menurut sumber yang mengetahui hal tersebut.
Kerajaan tersebut sebelumnya telah meningkatkan pengiriman melalui jalur perairan Hormuz yang menjadi titik sengketa dalam sepuluh hari pertama bulan ini dibandingkan dengan tingkat pengiriman Agustus, dan kini berupaya meningkatkan pasokan lebih lanjut, ujar sumber tersebut yang meminta namanya tidak disebutkan karena rencana ini bersifat rahasia.
Arab Saudi menutup jalur pipa minyak Timur-Barat, penghubung utama yang membantu negara tersebut menghindari gejolak di Selat Hormuz akibat perang Iran, setelah setidaknya dua titik di sepanjang rute tersebut menjadi sasaran serangan pekan lalu.
Penutupan ini mengancam pasokan jutaan barel per hari yang semula mengalir melalui pipa tersebut, pada saat pasar sangat membutuhkan pasokan, mengingat harga minyak mentah sempat di London mendekati US$110 dalam beberapa hari terakhir.































