Tren Energi Biomassa Jepang Ancam Perparah Deforestasi Indonesia
Redaksi
15 September 2026 18:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Analisis terbaru dari Earth Insight, Auriga Nusantara, dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menunjukkan bahwa tren energi biomassa, khususnya di Jepang, mengancam bakal memperparah deforestasi di Indonesia.
Ketiga organisasi tersebut mengatakann bahwa produksi biomassa—bahan organik seperti tanaman, kayu, dan limbah—telah menyebabkan penebangan hutan, dan permintaan yang terus meningkat mengancam terjadinya kehilangan hutan yang lebih luas lagi.
Deforestasi berkontribusi terhadap erosi, merusak kawasan kaya keanekaragaman hayati, mengancam satwa liar serta manusia yang bergantung pada hutan, dan memperparah bencana akibat cuaca ekstrem.
"Temuan terbaru menunjukkan adanya ancaman yang semakin meningkat akibat impor pelet kayu Jepang hingga memecahkan rekor terhadap wilayah-wilayah masyarakat adat, hutan-hutan yang masih utuh, serta spesies-spesies hutan hujan [Indonesia] yang tidak ditemukan di wilayah lain," bunyi laporan tersebut, dilansir dari situs Earth Insight, Selasa (15/9/2026).
Analisis ketiga organisasi ini menemukan lebih dari 9 juta hektare hutan dan 481 wilayah masyarakat adat Indonesia kini berada di dalam zona pengangkutan pabrik serpihan kayu dan pembangkit listrik co-firing.
































