Logo Bloomberg Technoz

Pasar hari ini akan mencermati meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah setelah kelompok Houthi menyerang kapal tanker Saudi di Laut Merah, sementara AS dan Iran masih menutup peluang negosiasi.

“Kondisi tersebut mendorong harga Brent melonjak lebih dari 6% mendekati US$100 per barel, meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global dan tekanan inflasi,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, 

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan support 6.200 dan resistance 6.400. Selama bertahan di atas area support, peluang melanjutkan tren penguatan masih terbuka, kendatipun volatilitas diperkirakan tetap tinggi seiring meningkatnya risiko geopolitik dan fluktuasi harga minyak dunia.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ELSA, NCKL, dan MEDC.

Turut menjadi perhatian pasar, melansir Phintraco Sekuritas, indikator Stochastic RSI IHSG mengalami death cross di area overbought. Namun histogram MACD masih di area positif meskipun sedikit mengalami penyempitan. 

Berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah diperkirakan akan menjadi faktor negatif.

“Diperkirakan jika IHSG breakdown dari level MA5 di sekitar 6.280, maka berpotensi uji level support berikutnya di 6.200–6.250,” papar Phintraco Sekuritas.

Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham EMAS, MIKA, AALI, TAPG, dan AMRT. 

CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, melemahnya Bursa Wall Street, terkoreksinya harga komoditas mineral logam dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

Sementara itu naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak mentah dan CPO serta laporan keuangan emiten berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.250–6.185 dan resistance 6.380–6.445,” tulis riset CGS International.

Dengan saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham LSIP, TAPG, DSNG, SIMP, MEDC, dan ENRG.

Panin menyematkan IHSG berpotensi kembali melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik yang kembali meningkat, kembali melemahnya rupiah, serta outflow kembali di pasar saham.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG kembali melemah,” mengutip Panin Sekuritas.

Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah AKRA, MAPA, dan DSSA.

(fad)

No more pages