Logo Bloomberg Technoz

Bank Mandiri Waspadai Suku Bunga- Gejolak Global  di Semester II 

Cahya Puteri Abdi Rabbi
23 July 2026 21:10

dok. Bank Mandiri
dok. Bank Mandiri

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tb (BMRI) mewaspadai sejumlah tantangan yang berpotensi membayangi kinerja perbankan pada semester II-2026. Perseroan mencermati arah suku bunga, stabilitas nilai tukar rupiah, serta dinamika geopolitik dan ekonomi global yang dinilai masih akan memengaruhi likuiditas, pasar keuangan, hingga aktivitas ekonomi.

Direktur Utama BMRI, Riduan menyampaikan bahwa dinamika suku bunga akan menjadi perhatian utama perseroan pada sisa tahun ini. Menurutnya, perubahan arah suku bunga akan berpengaruh terhadap biaya pendanaan, penyaluran kredit, dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Selain itu, perseroan juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap volatilitas nilai tukar melalui pengelolaan risiko yang prudent. Perseroan pada saat yang sama terus memonitor perkembangan ekonomi global dan dinamika geopolitik karena berpotensi memengaruhi pergerakan harga komoditas serta kondisi pasar keuangan.


"Kami akan terus mencermati perkembangan global maupun domestik termasuk dinamika geopolitik dan ekonomi serta akan mengantisipasi dampaknya terhadap pergerakan harga komunitas dan pasar keuangan,” kata Riduan dalam paparan publik secara daring pada Kamis (23/7/2026).

Meski sejumlah risiko tersebut masih membayangi, BMRI menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026 diproyeksikan berada di atas 5% secara tahunan dengan dukungan aktivitas ekonomi domestik yang solid.