Logo Bloomberg Technoz

Keputusan Suku Bunga The Fed Masih Bergantung pada Inflasi

News
05 September 2026 08:30

Podium Dewan Gubernur Federal Reserve (The Fed) di Washington. (Al Drago/Bloomberg)
Podium Dewan Gubernur Federal Reserve (The Fed) di Washington. (Al Drago/Bloomberg)

Maria Eloisa Capurro - Bloomberg News

Bloomberg, Kenaikan perekrutan tenaga kerja AS yang tidak terduga pada bulan lalu memperkuat alasan bagi Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunga saat mereka menggelar pertemuan akhir bulan ini. Namun, kenaikan suku bunga tersebut masih belum pasti.

Jumlah tenaga kerja nonpertanian (nonfarm payrolls) pada Agustus melampaui seluruh estimasi dalam survei Bloomberg, sementara tingkat pengangguran bertahan di 4,1%. Namun, laporan terbaru tersebut tidak menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja turut meningkatkan tekanan harga. Para analis masih memperkirakan keputusan suku bunga The Fed berikutnya akan bergantung pada data inflasi yang akan dirilis pekan depan.


Sementara itu, Presiden Donald Trump kembali melancarkan tekanan terhadap bank sentral AS. Dalam unggahan di media sosial pada Jumat, Trump mendesak The Fed untuk menurunkan suku bunga—bahkan ketika investor justru meningkatkan taruhan bahwa The Fed akan menaikkannya bulan ini.

“Data hari ini memberikan dukungan bagi kelompok hawkish, tetapi belum cukup untuk menjadi dasar kuat bagi kenaikan suku bunga pada 16 September,” tulis Vail Hartman, strategist di BMO Capital Markets, dalam catatan kepada klien.