Negosiasi Buntu, AS Desak Vietnam Perketat Aturan Dagang
News
16 July 2026 10:30

Francesca Stevens dan Nguyen Dieu Tu Uyen - Bloomberg News
Bloomberg, Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) mendesak Vietnam untuk mengambil tindakan lebih tegas terkait hambatan non-tarif, kerja sama keamanan ekonomi, serta perlindungan kekayaan intelektual (HAKI). Desakan ini mencuat di tengah alotnya proses kesepakatan dagang kedua negara yang hingga kini masih terus diperdebatkan setelah berbulan-bulan negosiasi berjalan.
“Jika kami berniat mengirimkan sebagian peralatan teknologi tinggi kami kepada mereka, mereka harus menyelaraskan aturan dengan kami terkait kontrol ekspor dan hal-hal lainnya,” ujar Jamieson Greer dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg TV di sela-sela forum Aspen Security Forum, hari Kamis (16/7).
“Kami ingin negara lain menghapus tarif, serta hambatan non-tarif yang selama ini membatasi ekspor barang dan jasa AS, termasuk juga hal-hal yang berkaitan dengan keamanan ekonomi,” tambah Greer. Sementara terkait standar kekayaan intelektual, ia menegaskan, “Aturan yang dipatuhi oleh perusahaan-perusahaan kami, kami ingin mereka juga mematuhinya.”
Sejumlah pejabat Vietnam dilaporkan tengah berada di Washington pekan ini untuk menjalani babak negosiasi berikutnya. Hanoi berupaya keras mengamankan kesepakatan dagang tersebut di tengah bergulirnya tiga penyelidikan sekaligus oleh pihak AS yang menargetkan praktik perdagangan negara itu.

































