Inflasi AS Turun untuk Pertama Kali dalam 6 Tahun Terakhir
News
15 July 2026 05:20

Mark Niquette - Bloomberg News
Bloomberg, Indeks Harga Konsumen (IHK) di Amerika Serikat (AS) mencatatkan penurunan pada bulan Juni untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir. Di saat yang sama, indikator utama inflasi inti terpantau tidak banyak berubah, sehingga sedikit meredakan tekanan bagi bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunga acuan.
Berdasarkan data dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) yang dirilis hari Selasa (14/7), IHK AS turun 0,4% dibandingkan bulan Mei. Penurunan ini utamanya dipicu oleh kejatuhan harga bensin tertajam sejak tahun 2022. Jika mengesampingkan komponen makanan dan energi, indeks inflasi inti tercatat flat atau tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya.
Laporan ini mengindikasikan bahwa kemerosotan harga bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) pada bulan Juni telah memberikan sedikit napas lega bagi konsumen, seiring mulai pudarnya dampak guncangan energi akibat perang Iran. Para pejabat The Fed kemungkinan besar akan menyambut positif data ini menjelang pertemuan kebijakan moneter akhir bulan nanti. Kendati demikian, kembali melonjaknya harga minyak mentah di tengah perseteruan baru antara AS dan Iran berisiko memperpanjang dampak inflasi dari konflik tersebut.
Meskipun angka inflasi bulanan relatif terkendali, indikator tahunan menunjukkan bahwa laju inflasi AS masih berada di level yang tinggi. Inflasi umum tercatat naik 3,5% secara tahunan (year-on-year), sementara inflasi inti berada 2,6% lebih tinggi.





























