Logo Bloomberg Technoz

Produksi Batu Bara 367 Juta Ton hingga Juni, 61% Kuota RKAB 2026

Azura Yumna Ramadani Purnama
16 July 2026 08:12

Para pekerja berdiri di area penumpukan batu bara di tambang terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Provinsi Sumatra Selatan./Bloomberg-Dadang Tri
Para pekerja berdiri di area penumpukan batu bara di tambang terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Provinsi Sumatra Selatan./Bloomberg-Dadang Tri

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi produksi batu bara sepanjang Januari—Juni 2026 mencapai 367,06 juta ton atau sekitar 61,18% dari kuota produksi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 yang sekitar 600 juta ton.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu Bara Kementerian ESDM Asep Kurnia Permana mencatat batu bara yang dipasok ke pasar domestik melalui skema domestic market obligation (DMO) mencapai 81,58 juta ton pada rentang yang sama.

Sementara itu, ekspor batu bara dilaporkan mencapai 231,06 juta ton atau setara dengan US$14,09 miliar pada semester I-2026.


“Untuk 2026 ini targetnya sekitar 733 juta ton untuk produksi, dan realisasinya sampai dengan Juni itu ada sekitar 360 juta,” kata Asep dalam agenda Indonesia Coal Mining Forum, Rabu (15/7/2026).

Berdasarkan negara tujuannya, ekspor batu bara sepanjang Januari—Juni 2026 paling besar ke China dengan volume 87 juta ton, diikuti India 43 juta ton, dan Filipina 19 juta ton.