Logo Bloomberg Technoz

RI Kekurangan Venue Konser, Menpar Lirik Investasi Danantara

Muhammad Fikri
16 July 2026 07:30

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana saat jumpa pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah RI, Rabu (15/7/2026). (Dok. Kemenpar)
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana saat jumpa pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah RI, Rabu (15/7/2026). (Dok. Kemenpar)

Bloomberg Technoz, Jakarta -Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengakui Indonesia masih membutuhkan lebih banyak venue konser untuk mendukung pertumbuhan wisata berbasis event. Keterbatasan fasilitas tersebut menjadi salah satu keluhan yang disampaikan para promotor musik kepada pemerintah.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan pihaknya telah beberapa kali berdiskusi dengan asosiasi promotor yang menyoroti minimnya venue untuk penyelenggaraan konser berskala besar di Indonesia.

"Kami sudah sering sekali bertemu dengan asosiasi promotor. Mereka juga menyampaikan kendala yang sama," kata Widiyanti kepada wartawan di Jakarta, Rabu (15/7/2026)


Menurut Widiyanti, Kementerian Pariwisata bahkan telah membahas peluang investasi pembangunan venue konser bersama Danantara sebagai salah satu upaya memperkuat infrastruktur industri event nasional.

"Kemarin kami juga berbicara dengan pihak Danantara apabila ada yang ingin investasi di bidang venue untuk konser. Terutama karena sekarang tempat-tempat kita kan rebutan dengan kegiatan olahraga (sports), jadi memang butuh dibangun venue baru," ujarnya.