Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Masih Punya Utang Rp7 T ke BUMN Pangan, Ini Rinciannya

Pramesti Regita Cindy
16 July 2026 07:15

Harga Pangan Mulai Naik, Cabai Keriting Tembus Rp92.927kg, Bawang Putih Rp56.111kg (Bloomberg)
Harga Pangan Mulai Naik, Cabai Keriting Tembus Rp92.927kg, Bawang Putih Rp56.111kg (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap pemerintah masih memiliki kewajiban membayar utang kepada badan usaha milik negara (BUMN) bidang pangan senilai Rp7,037 triliun setelah sebagian kewajiban diselesaikan pada semester I-2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy mengatakan, hingga 31 Desember 2025 total aset Bapanas tercatat sebesar Rp7,33 triliun yang terdiri atas aset lancar, aset tetap, dan aset lainnya.

Jelasnya, dari total kewajiban pemerintah kepada BUMN pangan sebesar Rp15,745 triliun, pemerintah telah melakukan pembayaran kepada Perum Bulog senilai Rp8,708 triliun pada semester I-2026.


"Sehingga masih tetap kewajiban pemerintah untuk membayar kepada BUMN Pangan, yaitu Bulog dan ID Food sebesar Rp7,037 triliun," kata Sarwo Edhy dalam rapat dengan Komisi IV DPR RI di Gedung Parlemen, Rabu (15/7/2026). 

Jumlah Kewajiban dan Ekuitas Badan Pangan Nasional 2025. (Sumber: Bapanas)

Dijelaskan dalam paparan Bappanas bahwa utang kepada Bulog dan BUMN pangan dalam hal ini ID Food sebesar Rp15,75 triliun yang digunakan untuk program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan triwulan III dan triwulan IV pada 2024, penyaluran dan reklasifikasi bantuan bencana alam tahun 2024.