Zulhas: Proyek Sampah Jadi Listrik di RI Mandek Gegara Birokrasi
Sabrina Mulia Rhamadanty
08 July 2026 18:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) membeberkan alasan di balik mandeknya proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) atau program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia.
Menurutnya, kerumitan birokrasi dan tumpang tindih regulasi menjadi momok utama yang membuat para investor frustasi hingga enggan mengeksplorasi sektor waste to energy (WtE) ini.
Pernyataan tersebut ia sampaikan saat merefleksikan mandeknya penanganan sampah darurat nasional dalam agenda peresmian seremoni peresmian pembangunan proyek fasilitas PSEL Denpasar Raya di Bali, Rabu (8/7/2026).
Zulhas menceritakan persoalan pelik ini sempat memicu pembahasan serius yang melibatkan jajaran menteri. Berdasarkan data yang ia terima, carut-marut regulasi telah menyandera perkembangan proyek ini selama belasan tahun.
"Aturannya ruwet. Sebelas tahun, izin keluar [PLTSa] cuma dua. Tapi yang satu bisa jalan, yang satu enggak bisa jalan. Yang jalan pun batuk-batuk [terhambat], kadang-kadang jalan, kadang-kadang tidak," ujar Zulhas dalam acara peresmian groundbreaking PLTSa Bali yang disiarkan secara daring.






























