Estimasi Awal, Outflow Bisa Sentuh Rp4 T Imbas Sikap S&P DJI
Cahya Puteri Abdi Rabbi
08 July 2026 18:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut ada potensi keluarnya dana asing (outflow) imbas pengumuman S&P Dow Jones Indices (S&P DJI), yang membuka peluang penurunan status Indonesia dari emerging market menjadi frontier market.
Nilai outflow diperkirakan sekitar US$150 juta hingga US$200 juta atau setara Rp3,5 triliun-Rp4 triliun.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy mengatakan bahwa angka tersebut masih merupakan estimasi awal. Saat ini, BEI masih menghitung lebih rinci besaran potensi arus dana yang akan keluar dengan berkoordinasi bersama sejumlah pelaku pasar.
"Terus sekarang kami lagi mencari angka dan lagi cari hitungan kira-kira berapa yang akan keluar, nanti kita akan coba lihat datanya. Sementara informasi yang saya terima sekitar US$150-200 juta," kata Irvan di Gedung BEI Jakarta pada Rabu (8/7/2026).
Meski demikian, Irvan menilai potensi outflow tersebut tidak akan langsung terjadi. Pasalnya, S&P masih memberikan waktu kepada Indonesia untuk melakukan pembenahan sebelum mengambil keputusan terkait status pasar modal Indonesia.



























