“Latar belakang di mana suku bunga akan higher for longer, risiko resesi yang rendah, kecemasan terhadap kebijakan fiskal AS, dan kenaikan suku bunga acuan di Jepang akan memberi tekanan terhadap mata uang Asia,” tulis catatan Goldman Sachs, sebagaimana dikutip dari Bloomberg News.
(aji)
No more pages




























