Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Penyebab IHSG Tergelincir Lagi

Muhammad Julian Fadli
06 July 2026 13:20

Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I di zona merah. Indeks komposit melemah 0,18% ke level 5.864 sampai penutupan perdagangan paruh pertama Senin (6/7/2026).

Saham Indosat (ISAT), saham Merdeka Battery Materials (MBMA), hingga saham Alamtri Minerals Indonesia (ADMR) jadi pemberat.

Sepanjang perdagangan pagi–siang, IHSG melemah dengan rentang perdagangan 5.935 sampai dengan titik terlemahnya 5.857.

IHSG Penutupan Sesi I pada Senin 6 Juli 2026 (Bloomberg)

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan terbilang ‘hanya’ Rp4,76 triliun dari sejumlah 10,72 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang ‘cuma’ 912 ribu kali kali diperjualbelikan.

Sementara nilai tukar rupiah tengah melemah 0,24% terhadap dolar AS ke rentang level Rp17.997/US$ pada pukul 12:50 WIB.